Bahan face wash yang perlu dihindari — dan yang dituduh tanpa bukti
Kebanyakan daftar bahan yang harus dihindari ditulis untuk menjual sesuatu. Mereka mencampur iritan sungguhan dengan bahan yang tidak berbahaya pada kadar pemakaian sebenarnya, dan jarang memperhitungkan bahwa pembersih itu dibilas.
Ini versi pendeknya, dibagi jadi apa yang penting dan apa yang tidak.
Yang benar-benar bermasalah#
- Parfum dan minyak esensial — penyebab dermatitis kontak paling umum dalam skincare.
- Alkohol denat di urutan atas, yang menambah pengeringan pada produk yang sudah membersihkan.
- Mentol, kamper, eukaliptus, dan peppermint — sensasi dingin adalah sinyal iritasi.
- Sodium lauryl sulfate berkadar tinggi, yang terukur lebih mengiritasi dibanding surfaktan lembut.
- Butiran scrub bertepi tajam seperti cangkang yang dihancurkan, yang menimbulkan luka mikro.
Posisi bahan dalam daftar itu penting. Parfum di bagian bawah daftar panjang berarti jumlahnya sedikit; alkohol denat di lima teratas tidak.
Yang dituduh tanpa bukti#
| Bahan | Tuduhan | Kenyataan |
|---|---|---|
| Paraben | Mengganggu hormon | Disetujui pada kadar rendah; penggantinya sering lebih mengiritasi |
| Silikon | Menyumbat kulit | Inert, terbilas, tidak menyumbat pori |
| Sodium laureth sulfate | Sama saja dengan SLS | Surfaktan yang berbeda dan lebih lembut |
| Mineral oil | Komedogenik | Grade kosmetik termasuk bahan paling tidak reaktif |
| Nama berakhiran alkohol | Membuat kering | Cetyl, stearyl, dan cetearyl alcohol adalah fatty alcohol yang melembutkan |
Cara membaca daftar dalam tiga puluh detik#
- Lihat hanya lima sampai enam bahan pertama. Sebagian besar formula ada di situ.
- Cari nama surfaktannya — glucoside, betaine, dan isethionate itu lembut; sulfat di atas lebih keras.
- Cari kata parfum atau fragrance. Kalau kulitmu reaktif, kembalikan produknya.
- Periksa apakah alkohol denat ada di lima teratas.
- Abaikan sisanya. Teks pemasaran soal ekstrak di bagian bawah jarang mengubah apa pun.
Komedogenisitas argumen yang lemah#
Daftar bahan komedogenik sebagian besar berasal dari uji tahun 1970-an yang mengoleskan bahan murni ke telinga kelinci. Daftar itu hampir tidak mengatakan apa pun tentang bagaimana formula jadi berperilaku di wajah manusia — apalagi formula yang dibilas dalam semenit.
Metode yang paling bisa diandalkan#
Daftar bahan pendek, tanpa parfum, dan patch test lima hari memberi tahu lebih banyak tentang kulitmu daripada daftar hitam mana pun. Reaksimu terhadap sebuah produk adalah data; daftar generik adalah tebakan tentang rata-rata.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah sulfat berbahaya dalam face wash?
Sodium lauryl sulfate berkadar tinggi terukur mengiritasi. Sodium laureth sulfate jauh lebih lembut, dan dalam produk yang dibilas dalam semenit ia pilihan yang wajar untuk kebanyakan orang. Kalau kulitmu sensitif atau kering, pilih glucoside dan isethionate.
Perlukah menghindari paraben?
Tidak, tidak ada bukti bahaya pada kadar yang dipakai di kosmetik. Pengganti yang masuk saat paraben menjadi tidak populer — methylisothiazolinone misalnya — justru menyebabkan jauh lebih banyak reaksi alergi.
Bagaimana tahu suatu bahan menyumbat pori saya?
Dengan mengujinya di kulitmu sendiri selama empat minggu. Daftar komedogenik berasal dari uji telinga kelinci dan buruk dalam memprediksi perilaku formula jadi, terutama yang dibilas.
bahan face wash dihindarisulfat dalam skincareapakah paraben berbahayabahan skincarekomedogenikskincare tanpa parfum